gallery/mpbi logo
Masyarakat
Penanggulangan
Bencana
Indonesia 

Konferensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KNPRBBK) XIII Mataram, NTB

Tujuan dan Sasaran

Tujuan KN PRBBK XIII ini adalah sebagai wahana memantau, memperkuat dan memperluas gerakan pengurangan risiko bencana di Indonesia yang  komprehensif. Isu penguatan tata kelola sumber daya sebagai komponen pengurangan risiko bencana perlu diposisikan lebih proporsional dalam PRB di Indonesia, agar manajemen risiko bencana lebih mampu memenuhi keseimbangan sosial, budaya, politik dan ekosistem dalam mewujudkan ketangguhan komunitas secara hakiki sebagai bagian hidup berkelanjutan. Berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui proses dialogis diharapkan mampu menjembatani berbagai kesenjangan dalam upaya PRBBK sekaligus mampu menyuarakan berbagai gagasan dan dukungan yang diperlukan dalam memperkuat perwujudan manusia yang bermartabat sebagai tujuan akhir dari PRBBK.

 

Capaian yang diharapkan di akhir konferensi:

1.       Terpetakannya berbagai permasalahan pokok, kebutuhan, dan tata kelola sumber daya berbasis komunitas;

2.       Disepakatinya perangkat pemantauan dan evaluasi PRBBKdi Indonesia;

 

3.       Adanya kerangka kerja bersama untuk mencapai capaian PRBBK tahun 2018 dan tahun 2019 seperti termaktub dalam deklarasi Bandung (2016).

TUJUAN

Capaian yang diharapkan di akhir konferensi:

  1. Terpetakannya berbagai permasalahan pokok, kebutuhan, dan tata kelola sumber daya berbasis komunitas.
  2. Disepakatinya perangkat pemantauan dan evaluasi PRBBKdi Indonesia.
  3. Adanya kerangka kerja bersama untuk mencapai capaian PRBBK tahun 2018 dan tahun 2019 seperti termaktub dalam deklarasi Bandung (2016).

KONFIRMASI KEHADIRAN

 

Mengirim lembar konfirmasi yang telah diisi ke knprbbk13@gmail.com selambatnya hari Kamis, 22 Agustus 2017 

 

Lembar konfirmasi  dapat diunduh di bawah ini.

 

TEMA

 

Menguatkan Tata Kelola Sumber Daya Berbasis Komunitas Menuju Masyarakat Tangguh Bencana

 

TEMA

 

Menguatkan Tata Kelola Sumber Daya Berbasis Komunitas Menuju Masyarakat Tangguh Bencana