gallery/mpbi logo
Masyarakat
Penanggulangan
Bencana
Indonesia 

Konferensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KN PRBBK) XIII Mataram, NTB

Tempat dan Waktu

Sebelum konferensi dilakukan beragam kegiatan persiapan berupa seminar, diskusi, tour, lokakarya dan pelatihan di berbagai tempat. Bahkan dianjurkan pelaksanaan konferensi tingkat kabupaten dan provinsi mendahului pelaksanaan KN PRBBK XIII.

 

Kegiatan

Waktu

Tempat

1.       Lokakarya Perangkat, Indikator, dan Proses Pemantauan dan Evaluasi PRBBK

Juli-Agustus 2017

Jakarta

2.       Lokakarya Data Dasar PRBBK di Indonesia

Juli-Agustus 2017

Jakarta

3.       Advokasi nomenklatur PRBBK dalam APBD dan APBDDes

Juli-Agustus 2017

Jakarta

4.       Lokakarya Perlindungan Pelaku PRBBK dan Kelompok Rentan

Juli-Agustus 2017

Jakarta

5.       Lokakarya Pemutakhiran Panduan PRBBK Edisi 2011

Juli-Agustus 2017

Jakarta

6.       Pelatihan Dasar PRBBK

Agustus 2017

Jakarta

7.       Pelatihan Lanjut PRBBK

September 2017

Jakarta

 

KN PRBBK XIII akan dilaksanakan selama 3 hari mulai hari Selasa tanggal 12 September 2017 sampai dengan hari Kamis tanggal 14 September  2017.  Bertempat di Mataram[1], Provinsi Nusa Tenggara Barat

 


[1] Lokasi konferensi disampaikan kepada para pendaftar, selambatnya sebulan sebelum penyelenggaraan

TUJUAN

Capaian yang diharapkan di akhir konferensi:

  1. Terpetakannya berbagai permasalahan pokok, kebutuhan, dan tata kelola sumber daya berbasis komunitas.
  2. Disepakatinya perangkat pemantauan dan evaluasi PRBBKdi Indonesia.
  3. Adanya kerangka kerja bersama untuk mencapai capaian PRBBK tahun 2018 dan tahun 2019 seperti termaktub dalam deklarasi Bandung (2016).

KONFIRMASI KEHADIRAN

 

Mengirim lembar konfirmasi yang telah diisi ke knprbbk13@gmail.com selambatnya hari Kamis, 22 Agustus 2017 

 

Lembar konfirmasi  dapat diunduh di bawah ini.

 

TEMA

 

Menguatkan Tata Kelola Sumber Daya Berbasis Komunitas Menuju Masyarakat Tangguh Bencana

 

TEMA

 

Menguatkan Tata Kelola Sumber Daya Berbasis Komunitas Menuju Masyarakat Tangguh Bencana